Festival Air Songkran, Thailand

Mencocokkan budget terbatas dengan jadwal perjalanan memang sulit namun dengan seember besar keberuntungan, kami bisa hadir di waktu yang telah ditentukan di bulan April lalu. Saat menjejakkan kaki di Bangkok hari sungguh panas. Menurut informasi ini adalah bulan-bulan terpanas dalam satu tahun, satu hari menjelang perayaan yang ditunggu-tunggu oleh seluruh rakyat Thai: Festival Air Songkran!

Bila buat orang Indonesia hari yang paling ditunggu adalah hari Lebaran dan Natal maka disini sebagian besar juga menunggu-nunggu hari perayaan Songkran sepanjang tahun. Bagaimana tidak selain mereka meliburkan diri selama tiga hari, disini mereka bermain air, berpesta, mengunjungi kuil, dan berkumpul bersama seluruh keluarga.

Songkran adalah hari perayaan tahun baru di Thailand. Arti dari Songkran adalah “melewati”, berasal dari bahasa Sansekerta yang menjelaskan pergerakan matahari terhadap rasi-rasi bintang. Saat matahari bergerak menuju rasi Aries maka tibalah saatnya Songkran dimulai, yaitu pada tanggal 13 sampai 15 April setiap tahunnya.

Membasuh Patung Budha 
Selama hari ini, orang Thai percaya mengucapkan hal-hal yang buruk juga akan membawa dampak yang buruk.

“Mulutmu akan membusuk bila mengucapkan hal-hal yang buruk,” kata seorang tua untuk meyakinkan anak-anaknya.

Patung-patung Budha di kuil pada perayaan ini dibasuh dengan air bunga, sebagai tanda penghormatan. Mereka berdoa di  depan Patung Budha meminta berkah sepanjang tahun. Kuil-kuil mengadakan perayaan dengan menghadirkan penari-penari tradisional dan bazaar-bazar lokal, menjual masakan-masakan dan kue khas Thai.

Festival tari di Wat Arum
Orang Thai juga menunjukkan penghormatan terhadap para biksu dan orang yang lebih tua dengan memercikkan atau membasuhkan air ke tangan sebagai tanda pembaharuan. Permainan air dengan segala pernak-perniknya berasal dari kebiasaan ini. Yah, memang tidak dapat disangkal kalau membasahi orang dari kepala sampai kaki bagi anak muda lebih menyenangkan daripada sekedar membasuh tangan, apalagi dilakukan sambil bermain di jalan, di tengah bulan-bulan terpanas di Thailand ini. Dan sebagai penahan panas matahari, orang-orang ini sering menggunakan semacam bedak dingin, terbuat dari semacam tepung. Ada keterangan dari mereka bahwa sebenarnya tepung yang digunakan awalnya adalah dari beras, namun saat ini sudah ada bedak khusus yang memang banyak dijual saat festival dimulai.

Mencari sasaran di jalanan :) 
Yang saya ingat adalah bahwa baju saya basah selalu selama tiga hari, dan berjenis-jenis orang dijalan mengusapkan bedak dingin ke muka saya saat berjalan. Semua orang tertawa dan tersenyum – lah iya lah kan ini perayaan bergembira buat semua orang, pikir saya? Saya rasa walau sedang suntuk banyak orang akan tersenyum saat disapa ramah : HAPPY NEW YEAR..! sambil dicolek pipinya dengan lembut memakai bedak dingin. Bahkan ibu-ibu penjual tiket di penyebrangan kapal di Sungai Chao Phraya tak kalah ramah, memberi salam sambil menyemprotkan pistol air kecilnya kepada kami. Hanya kasihan sang anjing penjaga dok, dia sempat mondar-mandir kebingungan mencari tempat kering karena sebagian dok jadi basah karena siram-siraman air di situ.

Bagaimana rasanya disemprot gajah?
Berjalan-jalan, bagaimanapun caranya di tengah festival Songkran memang dijamin basah. Baju kami dari pagi sampai malam selalu basah, bahkan sampai menggigil kedinginan waktu mencari makan malam hari melewati kawasan Khaosan, tempat para backpacker berkumpul di Bangkok. Turis asing kadang lebih menggila daripada orang Thai sendiri. Pistol air, bahkan yang besar dengan tabung besar pengisi air di punggung   dipergunakan untuk menyemprot semua orang di jalan. Yah bukan salah mereka juga sih, lah wong yang menyediakan air di emperan di depan rumah kan orang Thai juga… pantas saja kalo mereka sampai menyeborkan seember air dingin plus es ke para pejalan kaki di jalan.

Bedak dingin sebagai salah satu atribut wajib Festival
Jadi maksud saya, dibanding terus menerus disiram air lebih baik kalau ikut saja: beli pistol air besar dan botol aqua buat mengisi amunisi di jalan. Lagipula saatnya kita bisa berkenalan dengan turis dan rakyat Thai kan? Festival ini memang ajang buat perkenalan buat setiap orang. Semua orang terlihat bahagia, dan sapaan bagi para pejalan kaki, kenal maupun tidak sungguh mengakrabkan semua orang. Sedangkan buat yang sedang mencari jodoh, bersiap-siaplah dicolek-mencolek dengan bedak, atau menyemprotkan air ke target bila sudah me-lock target … tapi saran saya lakukan dengan sopan ya..? ^_^ V

Get There
Ke Bangkok dan sekitarnya? Yang paling murah tentu saja memakai pesawat Air Asia. Tunggu promosi murah, biasanya tiket berkisar antara Rp 0 - Rp 250.000 an (kalau lebih tahan dulu aja deh pe promosi berikut). Sayangnya pemesanan tiket murah seperti ini biasanya untuk jangka waktu panjang, kadang malah untuk tahun depan. So atur jadwal sebaik mungkin adalah kunci perjalanan murah ke Bangkok...

Read Users' Comments (0)

0 Response to "Festival Air Songkran, Thailand"

Post a Comment